15 Anime Fantasy Jepang Underrated dengan Dunia Cerita Menarik
Anime fantasy underrated adalah pilihan menarik buat Anda yang mulai bosan dengan judul fantasy populer dan ingin menemukan cerita dengan dunia yang lebih unik. Beberapa judul bahkan menawarkan world-building yang sangat detail, mulai dari kerajaan dengan sistem politik rumit, dunia pasca-apokaliptik, makhluk supernatural, hingga peradaban yang memiliki aturan berbeda dari dunia manusia.
Saya sendiri pernah terlalu fokus mengejar anime fantasy yang sedang populer. Sampai akhirnya, karena kehabisan tontonan, saya mulai mencoba judul-judul yang jarang muncul di daftar rekomendasi utama.
Di situlah saya menemukan beberapa anime fantasy Jepang yang ternyata punya cerita jauh lebih menarik dari perkiraan.
Tidak semuanya sempurna. Ada yang pacing-nya lambat, visualnya cukup eksperimental, atau ceritanya baru terasa kuat setelah beberapa episode. Tapi kalau Anda suka menemukan hidden gem fantasy, kekurangan seperti itu justru kadang membuat pengalaman menontonnya terasa lebih personal.
Berikut 15 anime fantasy underrated yang layak masuk watchlist Anda.
Daftar Anime Fantasy Underrated yang Wajib Dicoba
| No. | Anime | Daya Tarik Utama |
|---|---|---|
| 1 | The Twelve Kingdoms | World-building dan politik |
| 2 | Shinsekai Yori | Misteri dan distopia |
| 3 | Somali and the Forest Spirit | Petualangan dan hubungan karakter |
| 4 | Grimgar: Ashes and Illusions | Isekai realistis |
| 5 | Houseki no Kuni | Dunia dan visual unik |
| 6 | Hakumei and Mikochi | Fantasy slice of life |
| 7 | Kemono no Souja Erin | Politik dan hubungan manusia-hewan |
| 8 | Kaiba | Identitas dan konsep tubuh |
| 9 | The Ancient Magus' Bride | Folklore dan sihir |
| 10 | Rage of Bahamut: Genesis | Fantasy adventure |
| 11 | Children of the Whales | Dunia misterius |
| 12 | Princess Principal | Steampunk dan spionase |
| 13 | Made in Abyss | Eksplorasi dan misteri |
| 14 | WorldEnd | Drama dan pengorbanan |
| 15 | The Eccentric Family | Supernatural dan keluarga |
1. The Twelve Kingdoms
The Twelve Kingdoms atau Juuni Kokuki adalah salah satu anime fantasy lama yang menurut saya pantas lebih sering dibicarakan.
Ceritanya mengikuti Youko Nakajima, seorang siswi Jepang yang tiba-tiba dibawa ke dunia lain. Kalau hanya membaca premisnya, mungkin Anda akan mengira ini isekai standar.
Tapi setelah masuk lebih jauh, perbedaannya mulai terasa.
Dunia The Twelve Kingdoms memiliki dua belas kerajaan dengan sistem pemerintahan, budaya, makhluk mitologi, dan konflik politik masing-masing. Dunia tersebut juga memiliki aturan yang cukup kompleks sehingga terasa seperti tempat yang sudah hidup jauh sebelum cerita utama dimulai.
Hal yang paling saya suka adalah perkembangan Youko.
Dia bukan karakter utama yang langsung hebat. Dia takut, bingung, sering salah mengambil keputusan, bahkan terkadang cukup menyebalkan.
Justru karena itulah perkembangannya terasa memuaskan.
Kalau Anda mencari anime fantasy underrated dengan fokus kuat pada world-building dan perkembangan karakter, judul ini sangat layak dicoba.
2. Shinsekai Yori
Saya pertama kali mengira Shinsekai Yori akan menjadi anime dengan suasana pedesaan yang tenang.
Ternyata saya salah besar.
Anime ini mengambil latar sekitar seribu tahun di masa depan, ketika manusia telah memiliki kemampuan psikokinetik. Masyarakat terlihat damai, tetapi perlahan muncul berbagai pertanyaan tentang sejarah dan aturan kehidupan mereka.
Inilah bagian yang membuat saya tertarik.
World-building Shinsekai Yori tidak diberikan sekaligus. Informasi tentang masyarakat, sejarah manusia, makhluk tertentu, dan sistem sosialnya diberikan sedikit demi sedikit.
Awalnya saya bahkan sempat berpikir, “Kenapa ceritanya lambat banget?”
Kemudian beberapa episode berikutnya membuat banyak hal yang sebelumnya terasa tidak penting menjadi masuk akal.
Kalau Anda suka mystery fantasy yang gelap dan penuh rahasia, jangan terlalu cepat drop anime ini.
3. Somali and the Forest Spirit
Kalau Anda mencari fantasy yang lebih emosional, Somali and the Forest Spirit adalah pilihan yang bagus.
Dunia anime ini dihuni berbagai ras supernatural, sementara manusia sudah hampir punah. Somali adalah seorang anak manusia yang melakukan perjalanan bersama Golem penjaga hutan.
Konsepnya sebenarnya sederhana.
Namun posisi manusia sebagai ras yang hampir hilang membuat setiap perjalanan terasa lebih berbahaya. Somali harus berhati-hati agar identitasnya tidak diketahui oleh pihak yang mungkin membahayakannya.
Saya suka bagaimana perjalanan mereka juga digunakan untuk memperkenalkan berbagai bagian dunia.
Kita tidak sekadar melihat kota baru lalu pindah lagi. Budaya, ras, pekerjaan, dan kehidupan masyarakat membuat dunia anime ini terasa hidup.
Yang paling kuat tentu hubungan Somali dan Golem.
Kalau Anda menyukai anime fantasy dengan hubungan karakter yang hangat tetapi tetap memiliki sisi sedih, masukkan judul ini ke daftar tontonan.
4. Grimgar: Ashes and Illusions
Grimgar adalah anime yang sering saya rekomendasikan kepada orang yang merasa kebanyakan anime isekai terlalu mudah.
Di sini, para karakter terbangun di dunia fantasy tanpa mengetahui bagaimana mereka sampai di sana. Mereka harus bertahan hidup dan mendapatkan uang dengan melawan monster.
Masalahnya, mereka tidak overpowered.
Melawan monster kecil saja bisa menjadi pengalaman yang berbahaya.
Saya suka pendekatan tersebut karena setiap kemenangan terasa memang diperjuangkan. Karakter harus belajar bekerja sama, memahami kemampuan masing-masing, dan menerima kenyataan bahwa kesalahan kecil bisa berakibat serius.
Pacing-nya memang tidak cepat.
Tapi kalau Anda memberikan kesempatan, atmosfer Grimgar terasa sangat berbeda dari isekai pada umumnya.
Untuk saya, ini salah satu anime fantasy Jepang yang menarik justru karena tidak berusaha membuat karakternya terlalu kuat.
5. Houseki no Kuni
Houseki no Kuni punya salah satu konsep dunia paling unik dalam daftar ini.
Karakter-karakternya merupakan makhluk berbentuk permata yang hidup di sebuah dunia misterius. Mereka harus menghadapi Lunarian, makhluk yang datang dari bulan dan mengancam keberadaan mereka.
Visual CGI 3D-nya mungkin membuat sebagian penonton ragu.
Saya juga sempat begitu.
Namun setelah beberapa episode, saya justru merasa penggunaan CGI tersebut membantu membangun identitas anime ini. Gerakan karakter, tubuh seperti permata, dan adegan pertarungannya terasa berbeda dari anime fantasy biasa.
Phosphophyllite atau Phos juga memiliki perkembangan karakter yang sangat menarik.
Dia tidak sekadar menjadi lebih kuat. Cara dia memahami dirinya sendiri dan dunia di sekitarnya ikut berubah.
Kalau Anda mencari hidden gem fantasy yang terasa benar-benar berbeda, Houseki no Kuni wajib masuk radar.
6. Hakumei and Mikochi
Tidak semua anime fantasy harus berisi perang besar dan pertarungan melawan raja iblis.
Hakumei and Mikochi membuktikan hal tersebut.
Anime ini mengikuti kehidupan dua perempuan kecil yang tinggal di sebuah hutan. Mereka menjalani kehidupan sehari-hari, bekerja, memasak, berbelanja, dan bertemu berbagai penghuni dunia mereka.
Kedengarannya sederhana.
Tetapi world-building-nya luar biasa menyenangkan.
Ada serangga berukuran besar, burung yang digunakan sebagai kendaraan, pasar, restoran, bengkel, serta berbagai komunitas kecil yang membuat dunianya terasa luas.
Saya menganggapnya sebagai fantasy slice of life.
Kalau Anda sedang mencari tontonan santai setelah seharian melakukan aktivitas, ini bisa menjadi pilihan yang pas.
7. Kemono no Souja Erin
Kemono no Souja Erin adalah anime yang membutuhkan kesabaran, tetapi ceritanya berkembang dengan cara yang menarik.
Erin adalah seorang gadis yang memiliki hubungan khusus dengan Touda, makhluk mirip naga yang digunakan dalam konflik militer.
Seiring perkembangan cerita, anime ini mulai memperlihatkan sisi politik dan sosial dari dunianya.
Hubungan antara manusia dan makhluk yang mereka gunakan menjadi salah satu tema penting. Pertanyaan tentang bagaimana kekuasaan memperlakukan hewan dan bagaimana perang memengaruhi kehidupan masyarakat juga muncul secara perlahan.
Yang saya suka, dunia anime ini tidak dibangun hanya untuk mendukung aksi.
Politik, pendidikan, keluarga, hewan, dan kehidupan sehari-hari semuanya punya tempat.
Itulah yang membuatnya terasa lebih matang.
8. Kaiba
Jangan biarkan desain karakter Kaiba membuat Anda mengira anime ini adalah tontonan anak-anak.
Konsep ceritanya justru cukup berat.
Dalam dunia Kaiba, ingatan dapat disimpan dan dipindahkan dari satu tubuh ke tubuh lain. Tubuh bahkan dapat diperdagangkan.
Dari konsep tersebut, muncul banyak pertanyaan tentang identitas manusia.
Kalau ingatan kita dipindahkan ke tubuh lain, apakah kita masih orang yang sama?
Kalau tubuh bisa dibeli oleh orang kaya, bagaimana nasib orang yang tidak memiliki uang?
Saya suka anime yang membuat penonton berhenti sejenak dan berpikir.
Kaiba memang eksperimental dan tidak akan cocok untuk semua orang. Tapi kalau Anda sedang mencari anime fantasy underrated dengan konsep yang benar-benar berbeda, ini patut dicoba.
9. The Ancient Magus' Bride
The Ancient Magus' Bride mungkin sudah cukup dikenal oleh penggemar anime, tetapi tetap layak disebut jika pembahasannya adalah fantasy dengan world-building menarik.
Dunianya dipenuhi penyihir, peri, naga, roh, dan berbagai makhluk supernatural yang terinspirasi dari folklore.
Chise menjadi pusat cerita dan perlahan belajar memahami dunia sihir bersama Elias.
Yang saya suka adalah cara anime ini memperlakukan sihir.
Sihir bukan hanya kumpulan jurus yang bisa digunakan saat pertarungan. Ada tradisi, konsekuensi, hubungan dengan alam, dan aturan yang membuat dunia supernatural terasa lebih masuk akal.
Atmosfernya juga kuat.
Beberapa bagian terasa seperti membaca dongeng Eropa yang agak gelap dalam bentuk anime.
10. Rage of Bahamut: Genesis
Saya dulu mengira Rage of Bahamut: Genesis hanya akan menjadi anime fantasy biasa yang dibuat berdasarkan game.
Ternyata saya cukup menikmati hasilnya.
Dunia ceritanya dihuni manusia, dewa, iblis, naga, dan berbagai makhluk supernatural.
Kekuatan utamanya ada pada petualangan dan aksi.
Cerita bergerak cukup cepat, karakternya punya kepribadian yang mudah dikenali, dan animasinya membuat adegan pertarungan terasa hidup.
Berbeda dengan beberapa judul dalam daftar ini, Rage of Bahamut: Genesis tidak terlalu berat.
Jadi kalau Anda ingin fantasy adventure yang seru tanpa harus memecahkan misteri dunia selama berjam-jam, anime ini cocok untuk selingan.
11. Children of the Whales
Bayangkan hidup di sebuah pulau yang bergerak di atas lautan pasir.
Itulah salah satu konsep utama Children of the Whales.
Pulau tersebut dihuni manusia dengan kemampuan khusus dan menyimpan sejarah yang perlahan mulai terungkap.
Saya suka kontras visualnya.
Dunianya terlihat indah, penuh warna, dan hampir seperti lukisan. Tetapi semakin cerita berjalan, semakin jelas bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Kemampuan supernatural yang dimiliki karakter juga tidak datang tanpa konsekuensi.
Hal tersebut membuat fantasy di anime ini terasa lebih dramatis.
Kalau Anda mencari cerita dengan dunia misterius dan atmosfer melankolis, Children of the Whales bisa menjadi salah satu hidden gem fantasy yang menarik.
12. Princess Principal
Princess Principal adalah pilihan menarik kalau Anda ingin menggabungkan fantasy dengan steampunk dan spionase.
Ceritanya mengambil latar London alternatif yang terbagi menjadi dua wilayah oleh sebuah tembok.
Sekelompok gadis kemudian menjalankan berbagai misi sebagai mata-mata.
Ada politik, penyamaran, teknologi futuristis, konflik antarwilayah, dan kemampuan khusus yang membuat dunia ceritanya semakin menarik.
Salah satu hal yang saya suka adalah cara informasi dunia diberikan.
Penonton tidak langsung diberi penjelasan panjang tentang sejarah politiknya. Banyak informasi justru dipahami melalui misi dan interaksi para karakter.
Hasilnya terasa lebih natural.
13. Made in Abyss
Made in Abyss mungkin sudah memiliki cukup banyak penggemar, sehingga istilah underrated untuk anime ini bisa diperdebatkan.
Namun saya tetap memasukkannya karena konsep dunianya terlalu menarik untuk dilewatkan.
Cerita berpusat pada Abyss, sebuah jurang raksasa yang memiliki berbagai lapisan dengan lingkungan dan makhluk berbeda.
Semakin dalam seseorang turun, semakin besar pula bahayanya.
Konsep sederhana ini digunakan dengan sangat efektif untuk membangun rasa penasaran.
Setiap lapisan seperti membuka bagian baru dari dunia.
Ada makhluk aneh, lingkungan ekstrem, peninggalan misterius, dan aturan yang membuat perjalanan terasa semakin berbahaya.
Satu peringatan: jangan tertipu dengan desain karakternya yang terlihat imut.
Beberapa bagian ceritanya cukup gelap dan emosional.
14. WorldEnd
WorldEnd menawarkan fantasy yang lebih fokus pada drama dan pengorbanan.
Manusia hampir punah dan dunia telah dihuni oleh berbagai ras lain. Willem, tokoh utamanya, kemudian berhubungan dengan para gadis yang dipersiapkan untuk menghadapi monster berbahaya.
Premisnya langsung membawa kita pada pertanyaan yang cukup berat.
Apa yang terjadi ketika anak-anak diperlakukan sebagai senjata?
Dan apakah seseorang masih bisa berharap memiliki masa depan ketika hidupnya sudah ditentukan oleh kebutuhan masyarakat?
Saya suka bagaimana anime ini menggunakan fantasy untuk membicarakan hal-hal tersebut.
Ada unsur romantis, tetapi inti emosionalnya lebih banyak berkaitan dengan kehilangan, pengorbanan, dan keinginan untuk melindungi seseorang.
15. The Eccentric Family
The Eccentric Family atau Uchouten Kazoku membawa kita ke Kyoto versi supernatural.
Di sana, manusia hidup berdampingan dengan tanuki dan tengu.
Cerita berfokus pada keluarga Shimogamo, keluarga tanuki yang kehidupannya penuh dengan hubungan keluarga, konflik, humor, dan kejadian supernatural.
Yang membuat saya tertarik justru cara anime ini memperlakukan dunia supernatural sebagai sesuatu yang normal.
Tanuki bukan sekadar monster.
Tengu bukan sekadar makhluk fantasi.
Mereka punya pekerjaan, keluarga, masalah, kebiasaan, dan hubungan sosial.
Pendekatan tersebut membuat Kyoto dalam anime ini terasa seperti tempat yang benar-benar dihuni berbagai jenis makhluk.
Kalau Anda menyukai cerita supernatural yang unik tetapi tidak selalu bergantung pada pertarungan, ini layak dicoba.
Anime Fantasy Underrated Mana yang Sebaiknya Ditonton Dulu?
Kalau Anda bingung harus mulai dari mana, saya akan membaginya berdasarkan selera.
Untuk world-building paling kuat: The Twelve Kingdoms, Shinsekai Yori, Houseki no Kuni, dan Made in Abyss.
Untuk cerita emosional: Somali and the Forest Spirit, Grimgar, dan WorldEnd.
Untuk tontonan santai: Hakumei and Mikochi.
Untuk konsep yang paling unik: Kaiba dan The Eccentric Family.
Untuk fantasy adventure: Rage of Bahamut: Genesis.
Untuk fantasy dengan nuansa steampunk: Princess Principal.
Kalau saya harus memilih hanya tiga untuk pemula, saya mungkin akan mulai dari Houseki no Kuni, Grimgar, dan The Twelve Kingdoms.
Ketiganya memberikan pengalaman yang cukup berbeda sehingga Anda bisa mengetahui jenis fantasy seperti apa yang paling cocok dengan selera.
Kenapa Anime Fantasy Underrated Layak Dicoba?
Menurut saya, alasan utamanya bukan karena anime yang kurang populer pasti lebih bagus.
Itu jelas tidak benar.
Popularitas bukan ukuran kualitas, dan anime terkenal juga punya banyak alasan mengapa mereka disukai.
Namun judul yang lebih jarang dibicarakan terkadang menawarkan pendekatan yang berbeda.
Ada anime yang berani memperlambat cerita demi membangun dunia. Ada yang menggunakan konsep fantasy untuk membahas identitas dan politik. Ada juga yang hanya ingin memperlihatkan kehidupan sehari-hari di dunia yang tidak biasa.
Saya dulu sering melakukan kesalahan dengan langsung menilai anime dari episode pertama.
Kalau lima belas menit pertama terasa lambat, langsung saya tinggalkan.
Belakangan saya sadar, beberapa cerita fantasy memang membutuhkan waktu untuk memperkenalkan aturan dunianya. Kalau langsung dilewati, kita mungkin kehilangan bagian terbaiknya.
Karena itu, saya biasanya memberikan setidaknya tiga episode sebelum memutuskan apakah sebuah anime cocok atau tidak.
Tentu saja, kalau sejak awal memang tidak nyaman ditonton, tidak perlu dipaksakan.
Tips Menemukan Hidden Gem Fantasy Lainnya
Kalau 15 judul di atas masih belum cukup, ada beberapa cara sederhana yang bisa digunakan untuk menemukan anime fantasy lain yang tidak terlalu mainstream.
Pertama, jangan hanya mencari berdasarkan rating.
Coba cari anime berdasarkan tema seperti dark fantasy, fantasy world-building, supernatural anime, isekai underrated, atau fantasy adventure.
Kedua, perhatikan studio dan staf kreatifnya.
Kadang saya menemukan anime menarik hanya karena pernah menyukai karya sutradara atau studio yang sama.
Ketiga, baca sinopsis secukupnya saja.
Jangan sampai terlalu banyak membaca review dan spoiler. Salah satu kesenangan terbesar dari menemukan hidden gem fantasy adalah ketika dunia dan rahasianya terbuka sedikit demi sedikit.
Terakhir, berikan kesempatan kepada anime lama.
Anime dari tahun-tahun sebelumnya sering kalah terlihat dibandingkan rilisan baru karena algoritma dan tren terus bergerak.
Padahal beberapa di antaranya punya world-building yang masih sangat bagus sampai sekarang.
Kesimpulan
Mencari anime fantasy underrated sebenarnya bukan sekadar mencari judul yang sedikit orang tonton.
Yang lebih penting adalah menemukan cerita yang memberikan pengalaman berbeda.
The Twelve Kingdoms menawarkan kerajaan dan politik, Shinsekai Yori bermain dengan misteri dan distopia, sementara Houseki no Kuni menghadirkan dunia yang benar-benar berbeda.
Di sisi lain, Hakumei and Mikochi membuktikan bahwa fantasy tidak harus selalu penuh perang, sedangkan Kaiba menunjukkan bahwa sebuah dunia fantasy bisa digunakan untuk membahas identitas dan ketimpangan sosial.
Jadi, kalau daftar tontonan Anda mulai terasa monoton, mungkin sekarang waktunya keluar sedikit dari zona nyaman.
Pilih satu judul dari daftar ini, beri kesempatan beberapa episode, dan lihat apakah dunianya berhasil membuat Anda penasaran.
Siapa tahu, anime yang awalnya Anda kira cuma “judul random” justru berubah menjadi salah satu tontonan favorit.
FAQ Seputar Anime Fantasy Underrated
Apa anime fantasy underrated terbaik untuk pemula?
Beberapa pilihan yang mudah dijadikan titik awal adalah Grimgar: Ashes and Illusions, Houseki no Kuni, dan The Ancient Magus' Bride. Ketiganya memiliki pendekatan berbeda terhadap genre fantasy, sehingga cocok untuk mengetahui gaya cerita yang paling Anda sukai.
Apa anime fantasy Jepang dengan world-building terbaik?
The Twelve Kingdoms, Shinsekai Yori, Houseki no Kuni, dan Made in Abyss merupakan pilihan menarik jika prioritas Anda adalah world-building. Masing-masing memiliki aturan dunia, sejarah, lingkungan, dan sistem sosial yang cukup kuat.
Apa itu hidden gem fantasy dalam anime?
Hidden gem fantasy adalah istilah informal untuk anime fantasy yang dianggap menarik atau berkualitas tetapi tidak mendapatkan perhatian sebesar judul populer. Istilah ini bersifat subjektif karena anime yang dianggap hidden gem oleh satu penonton bisa saja sudah cukup terkenal bagi penonton lainnya.
Apakah anime fantasy underrated selalu lebih bagus daripada anime populer?
Tidak. Status underrated tidak otomatis berarti sebuah anime lebih bagus daripada judul populer. Daya tariknya lebih kepada kemungkinan menemukan konsep, cerita, atau gaya world-building yang belum terlalu sering Anda lihat.
Anime fantasy apa yang cocok jika suka cerita gelap?
Shinsekai Yori, Made in Abyss, Houseki no Kuni, dan WorldEnd bisa menjadi pilihan. Namun tingkat kegelapan dan tema emosionalnya berbeda-beda, jadi sebaiknya periksa sinopsis terlebih dahulu jika Anda sensitif terhadap tema berat.
Apakah semua anime dalam daftar ini bergenre isekai?
Tidak. Hanya sebagian yang memiliki elemen isekai atau dunia lain. Daftar ini sengaja mencakup berbagai jenis fantasy, termasuk dark fantasy, supernatural, steampunk fantasy, fantasy adventure, dan fantasy slice of life.
Apa anime fantasy underrated yang cocok untuk ditonton santai?
Hakumei and Mikochi adalah salah satu pilihan paling cocok untuk tontonan santai. Ceritanya lebih banyak berfokus pada kehidupan sehari-hari dalam dunia fantasy daripada konflik besar dan pertarungan.
Bagaimana cara menemukan anime hidden gem lainnya?
Coba cari berdasarkan subgenre seperti dark fantasy, supernatural, fantasy adventure, steampunk, atau world-building. Anda juga bisa melihat anime lama dan karya dari studio atau sutradara yang pernah menghasilkan judul yang Anda sukai.
Belum ada Komentar untuk " 15 Anime Fantasy Jepang Underrated dengan Dunia Cerita Menarik"
Posting Komentar